Surabaya – Selain dari Indonesia, Kongres Bahasa Jawa V yang berlangsung di Surabaya, 27-30 November, juga diikuti peserta dari mancanegara, di antaranya Suriname. Mereka punya rekam jejak menarik dalam membela kebudayaan Jawa.
Selama ini, negeri leluhur itu hanya terbayang di dalam angan. Meski penasaran, mereka tak pernah bermimpi untuk pulang. Negeri itu begitu jauh, seolah berada di awang-awang.